Setelah soal AKM Kelas dibagikan dan dikerjakan oleh murid, langkah selanjutnya adalah memeriksa jawaban dan menilai hasilnya.

Dengan mengetahui level kompetensi individu murid dan level kompetensi kelas secara keseluruhan, Anda dapat merencanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Sebagai contoh, informasi level kompetensi ini juga dapat Anda manfaatkan untuk mencari perangkat ajar yang sesuai di platform Merdeka Mengajar.

Tipe soal pada asesmen bisa beragam, antara lain:

  • Pilihan ganda

  • Pilihan ganda kompleks

  • Pencocokan

  • Uraian

Penting!

Bagi Anda yang membagikan soal AKM Kelas secara Offline, penilaian asesmen dilakukan di luar platform Merdeka Mengajar. Artinya, Anda harus memeriksa jawaban asesmen murid satu per satu dengan menggunakan kunci jawaban yang diunduh sebelumnya. Kemudian Anda perlu menganalisa dan mengelompokkan hasil asesmen murid berdasarkan kemampuan dan capaian belajar murid agar dapat membuat perencanaan pembelajaran yang tepat.

Bagi Anda yang membagikan soal AKM Kelas secara Online, penilaian asesmen dapat dilakukan di dalam platform Merdeka Mengajar. Untuk tipe soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, dan pencocokan, penilaian dilakukan oleh sistem secara otomatis sehingga Anda tidak perlu memeriksanya. Namun, untuk tipe soal uraian Anda perlu memeriksanya dengan cara mencocokkan jawaban di platform Merdeka Mengajar. Berikut cara memeriksa dan menilai jawaban tipe soal uraian di dalam platform Merdeka Mengajar.

  1. Klik Asesmen Saya
  2. Pilih asesmen dengan notifikasi bahwa jawaban uraian belum diperiksa
  3. Jika sudah masuk ke halaman Hasil Asesmen, Klik Uraian Belum Diperiksa
  4. Klik Periksa pada nama murid
  5. Masuk ke detail soal uraian. Klik Lihat kunci jawaban untuk melihat jawaban soal
  6. Kunci jawaban untuk soal uraian tersebut akan muncul, lalu klik ikon X untuk lanjut melakukan penilaian
  7. Untuk melakukan penilaian, pilih Benar atau Salah, lalu klik Simpan dan Lihat Hasil
  8. Hasil penilaian asesmen murid akan tampil
ezgif-3-5ce68b81c05d__1_.gif

 

Tanya Jawab Seputar Penilaian AKM Kelas

Apakah saya akan menerima notifikasi ketika murid mengumpulkan AKM Kelas?

Saat ini, fitur notifikasi belum tersedia. Namun, tidak menutup kemungkinan fitur ini akan tersedia di tahapan pengembangan platform Merdeka Mengajar selanjutnya.

Apakah guru bisa melihat rincian jawaban (rekap hasil asesmen) yang dikerjakan murid untuk  mengetahui murid tersebut menjawab salah di bagian soal yang mana?

Hasil AKM Kelas murid bisa dilihat namun tidak dengan rincian jawabannya (soal pilihan ganda). Akan tetapi, dari hasil penilain individu murid, guru dapat melihat level kemampuan kognitif murid dan menganalisis point improvement manakah yang perlu diberikan penanganan lanjutan.

Apa saja bentuk analisis dari hasil penilaian AKM Kelas?

Ada 2 (dua) jenis analisis, yaitu:

  1. Analisis kompetensi individu murid, yang menampilkan detail analisis tingkat kompetensi murid.
  2. Analisis kompetensi kelas, yang memberikan gambaran persebaran level kemampuan murid-murid di suatu kelas.
Apakah saya dapat melihat kunci jawaban dari soal AKM Kelas?

Bisa. Berikut cara melihat kunci jawaban:

  • Jika AKM Kelas digunakan secara Online, kunci jawaban dapat dilihat saat memeriksa jawaban murid.

  • Jika AKM Kelas digunakan secara Offline, kunci jawaban dapat dilihat dan diunduh ke gawai bersamaan dengan soal asesmen.

Namun, perlu diketahui bahwa kunci jawaban hanya tersedia untuk soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, dan pencocokan. Tidak ada kunci jawaban untuk soal uraian.

Bagaimana pengelompokan level kompetensi ditentukan?

Setiap paket soal literasi maupun numerasi mencakup kumpulan soal yang mengukur masing-masing dari 3 (tiga) tingkatan kognitif sebagai berikut:

  1. Pemahaman: Murid bisa memahami dan mengakses informasi

  2. Aplikasi: Murid bisa menerapkan dan menggabungkan informasi yang dipahami

  3. Penalaran: Murid bisa menggunakan penalaran dan logika untuk menyelesaikan masalah.

Semakin tinggi tingkat kognitif soal yang dapat dikuasai oleh murid, maka semakin tinggi pula level kompetensinya. Untuk mencapai level kompetensi yang lebih tinggi, murid perlu menguasai semua soal dari tingkatan kognitif yang lebih rendah terlebih dahulu.

Mengapa level kompetensi murid dinilai rendah (misal: "Perlu intervensi khusus"), sementara nilai skornya tinggi?

Hal tersebut bisa terjadi jika murid tidak menguasai semua soal dengan tingkatan kognitif yang lebih rendah (misal: "Pemahaman"), sehingga ia tidak bisa mencapai level kompetensi berikutnya.

Hal ini juga mengindikasikan beberapa hal, yaitu:

  1. Murid kurang teliti dalam menjawab soal sehingga melakukan kekeliruan. Periksa kembali jawaban murid pada soal-soal yang salah untuk memastikan.

  2. Murid menebak jawaban pada beberapa soal. Periksa analisis individual murid dan lihat progres level kompetensi murid. Murid yang mencoba-coba cenderung tidak akan melalui setiap level kompetensi dengan sempurna.

  3. Perlu ada peningkatan kualitas soal. Jika Anda merasa hal ini terjadi karena soal yang diberikan kurang bertingkat, mohon beri masukan dengan klik Pusat Bantuan pada platform Merdeka Mengajar.

Bagaimana jika jawaban murid terhadap suatu pertanyaan bersifat "setengah benar"?

Penilaian AKM Kelas secara daring bersifat dikotomus atau hanya memiliki dua opsi: benar atau salah. Maka, murid wajib menjawab suatu pertanyaan secara tepat sepenuhnya untuk mendapatkan nilai benar.

Apakah saya bisa memasukkan penilaian AKM Kelas offline ke dalam platform Merdeka Mengajar?

Tidak. Hasil penilaian AKM Kelas yang dilakukan secara offline tidak dapat dimasukkan ke dalam platform Merdeka Mengajar. Karena itu, proses pengolahan nilai selanjutnya perlu dilakukan guru secara manual.

Mengapa level kompetensi murid dinilai tinggi (misal: "Cakap"), sementara nilai skornya rendah?

Hal ini bisa terjadi jika hanya terdapat sedikit soal "Pemahaman" (tingkatan kognitif pertama) di paket soal.

Contoh:

Dari 10 soal pada paket soal "Bilangan Fase C", hanya terdapat 2 soal "Pemahaman". Karena itu, jika murid menjawab benar minimal 2 soal "Pemahaman" dan 1 soal "Aplikasi" (tingkatan kognitif kedua), level kompetensi murid bisa dikategorikan sebagai "Cakap".

Dalam kasus seperti ini, tindak lanjut yang direkomendasikan adalah agar mendorong murid untuk bisa menguasai soal dengan tingkatan kognitif yang lebih tinggi ("Aplikasi" dan "Penalaran").

Apakah saya bisa mendapatkan analisis kompetensi jika AKM Kelas dilakukan secara offline?

Jika asesmen dilakukan secara offline, maka proses analisis level kompetensi invididu dan kelas perlu Anda lakukan secara manual.

Apa yang bisa saya lakukan setelah melihat hasil AKM Kelas murid?

Dengan mengetahui level kompetensi individu murid dan level kompetensi kelas secara keseluruhan, Anda dapat merencanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Sebagai contoh, informasi level kompetensi ini juga dapat Anda manfaatkan untuk mencari perangkat ajar yang sesuai di platform Merdeka Mengajar.

Apakah hasil AKM Kelas yang sudah dinilai bisa diedit atau diperiksa kembali oleh guru?

Untuk penilaian soal essay dapat diedit atau diubah. Namun, untuk soal pilihan ganda tidak bisa diubah. Maka, pastikan Anda memeriksanya dengan teliti sebelum memberikan nilai.

Sebelumnya
Selanjutnya
7178317390233

Komentar

9 comments

  • Nur Aida, S. Pd

    Sangat membantu informasi ini. Terima kasih

    0
  • Herwanti

    Sangat bagus serkali ,dan membantu  sekolah dan guru dalam memberikan penelian untuk anak2,...terimakasih

     

    0
  • erik pebrian setiana

    sangat membantu .. terima kasih

    0
  • Made Yasa Sumendra

    sangat membantu

    0
  • Jepri

    Terbaiiik

    0
  • Aam Abdurrahman

    Sangat membantu sekali dn lebih efisien di zaman digital ini

    0
  • FAOZAN

    Sangat membantu menerapkan pembelajaran diera Digital fokus kepada peserta didik baik secara online dan offline,Terimakasih

    0
  • Sanudin

    Sangat membantu, karena baru belajar IT.

    0
  • Rimasha Yasmine

    Terimakasih atas panduannya. Sangat membantu

    0

Please sign in to leave a comment.

Powered by Zendesk